Selasa, 28 Desember 2010

Tugas MOKI


A.   Sejarah Pusdai

Gagasan  pendirian Pusat Dakwah Islam (Pusdai) atau Islamic Center di Jawa Barat muncul tahun 1977-1978 , saat pemerintahan Provinsi Jawa Barat dipimpin  oleh Gubernur H. Aang Kunaefi (1975-1985 ).

Gagasan tersebut kemudian mulai menjadi pembicaraan hangat  di kalangan umat Islam Jawa Barat,  terutama sejak munculnya instruksi  bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9  dan  30/1979   tertanggal  29  Oktober  1979  tentang perlunya umat Islam menyambut  Abad XV Hijriyah dengan meningkatkan kegiatan dakwah guna menyongsong  “Abad Kebangkitan Kembali Umat Islam.”


Tanggal  19  Oktober 1997, sejumlah ulama, da’i, pakar, cedekiawan, dan pejabat dari berbagai organisasi di Jawa Barat mengadakan diskusi di kantor Bappeda Jabar.  Dalam diskusi itu antara  lain berbicara Gubernur Jawa Barat, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar,  Kakanwil  Departemen Agama Jabar,  perwakilan Angkatan  ‘45,  dan lain-lain. Pada  intinya, mereka mendukung  rencana  pendirian Islamic Center di Jawa  Barat dan meminta pembangunannya segera dimulai.

Diskusi dilanjutkandalam di berbagai  kesempatan dan mencapai puncaknya pada Musyawarah Ulama dan Pemuka Agama Islam seluruh Jawa Barat tanggal 11  September 1980  di kampus Uswatun Hasanah,   Nagrek, Kabupaten Bandung. Dalam musyawarah disepakati untuk segera  merealisasikan  gagasan pembangunan Islamic Center tersebut.

1.      Fungsi Utama
Forum menyepakati pendirian Islamic Center/Pusdai Jabar dengan mengemban dua fungsi utama, yakni :

1. Sebagai  sarana pengembangan dan penyebaran Islam serta kebudayaan Islam di Jawa Barat.
2. Sebagai pusat penggodokan sumber daya manusia umat Islam yang berdaya cipta dan berdaya pembaharuan  yang beriman, bertakwa  , serta berilmu pengetahuan.

Dengan stok No. 593.8/SK. 133-Pem/82,  Gubernur Jabar H. Aang Kunaefi menetapkan, Pusat Pengembangan dan Pengkajian  Islam (Islamic Center) Jawa Barat  itu seyogianya dibangun sebagai satu kesatuan dengan  pembangunan Monumen Perjuangan  Rakyat Jawa Barat, Museum  Perjuangan Rakyat  Jawa Barat, dan Lapangan Upacara Pemda Jawa Barat   di sekitar Jalan Japati dan Lapangan Gasibu Jalan Dipenonegoro Kota Bandung.

Setelah  terbit  stok  gubernur  tersebut,  dimulailah pembangunan  Islamic  Center  yang diawali  dengan pembahasan lahan di daerah Cihaurgeulis, Sukamantri,  Jalan Diponegoro, dan Jalan  Supratman Kota Bandung.
Hampir 10 tahun (1982-1991)  Pemda Jabar melaksanakan pembebasan lahan dan pemindahan (relokasi)  penduduk yang ada di atas  lahan. Untuk keperluan pembebasan lahan dan relokasi itu, Pemda Jabar mengeluarkan biaya sekitar Rp 20 milliar.

Setelah pembebasan lahan serta relokasi penduduk selesai, dimulailah pembangunan fisik Islamic Center (tahun 1992  berdasarkan izin Pemda Kotamadya Bandung No. 583/637/II/DTK/92) di atas lahan seluas 4,5 Ha.

Kini komplek Islamic Center atau Pusat  Dakwah  Islam  (Pusdai)  Jabar berdiri megah dan menjadi salah satu kebanggaan umat Islam Jawa Barat. Secara fisik, kompleks Pusdai terdiri dari:

1. Bangunan masjid (Masjid Pusdai) berkapasitas 4.600 orang
2. Ruang Seminar Besar (Ruang Cendekia C) berkapasitas 100 orang.
3. Ruang Seminar Kecil (Ruang Cendekia D) berkapasitas 40 orang.
4. Gedung  Bale  Asri (Gedung Serba Guna) berkapasitas 2.000 orang untuk acara pertemuan,  seminar, resepsi, pameran, dan seagainya.
5. Ruang Pameran Mushaf Sundawi.
6. Ruang Perkantoran.
7. Tempat Wudhu Pria dan Wanita
8. Perpustakaan dan Lembaga Bahasa
9. Kantin, Wartel, dan Café
10. Area Parkir
11. Ruang Multimedia.
12. Ruang Lumbung Zakat Pusdai.
13. Ruang Galeri Pusdai.

Seluruh bangunan kompleks Pusdai Jawa Barat itu telah menghabiskan biaya sebesar Rp 27 Milliar. Sebagian besar sumber dana diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat.

Secara  fisik, pembangunan berlangsung dari Tahun Anggaran 1991-1992  sampai  dengan  Tahun  Anggaran 1997/1998.  Bila  dihitung dari mulai munculnya gagasan  pembangunan Islamic Center tahun 1997/1998 sampai  dengan selesai pembangunan tahun 1997/1998, pembangunan Islamic Center (Pusdai) Jabar ini berlangsung  selama 20 tahun dan menghabiskan biaya sekitar Rp 49 Milliar.

2.      Visi Pusdai
Sebagai kiblat dan uswah (teladan)  dalam dakwah Islam.

3.      Fungsi Pusdai
Fungsi utama yang dilaksanakan Pusdai Jabar adalah sebagai beri    kut:
1. MEDIATOR — mediator silaturahim antar umat  dengan ulama, umat  dengan umaro, ulama dengan ulama, ulama dengan umaro, dan umat dengan masyarakat umum.
2. FASILITATOR    — menyediakan fasilitas berbagai   aktivitas umat dalam merealisasikan sebagian progamnya.
3. INOVATOR — terdepan dalam pengembangan pemikiran dan aktualisasi ajaran Islam.
4. KOORDINATOR – koordinasi aktivitas lembaga umat Islam Jawa Barat
5. DINAMISATOR — Sebagai salah satu lokomotif dakwah Islamiyah di Jawa Barat. (Mel/Pusdai Online).

B.   Masjid Pusdai

PUSAT Dakwah Islam Jawa Barat (Pusdai Jabar) secara fisik adalah bangunan Masjid Pusdai Jabar. Namun sebagai lembaga, Pusdai adalah lembaga dakwah atas fasilitas Pemprov Jabar untuk menjadi sentral pemrograman, pembinaan, dan pengembangan syiar Islam di wilayah Jawa Barat. Lembaga ini –bersama Masjid At-Ta’wun Puncak Bogor– berada di bawah kendali Yayasan Darma Bakti, sebuah yayasan yang berada di bawah naungan Pemprov Jabar.

Dalam struktur organisasi, Pusdai yang dulunya bernama Islamic Centre Jawa Barat ini dipimpin oleh seorang Direktur (kini dijabat oleh Drs. H. Zaenal Abidin, M.Ag) yang membawahkan empat bidang: Bidang Kajian Informasi dan Kemasyarakatan (KIK), Bidang Administrasi dan Keuangan (Adkeu), Bidang Pelayanan Ibadah dan Haji (PIH), serta Bidang Pendidikan dan Dakwah (Dikda).

Masjid Pusdai adalah bangunan utama di Kompleks Pusdai. Di sekeliling masjid terdapat berbagai ruang –termasuk ruang seminar, perpustakaan, dan sebagainya– sebagai kantor pengurus dan aktivis Pusdai.

Kompleks Pusdai berada di Jln. Diponegoro 63 Bandung, tak jauh dari Gedung Sate dan Lapaangan Gasibu Bandung, dan Kompleks Pusdai bersebelahan dengan Gedung RRI Bandung.

Gagasan pendirian Pusdai tercetus tahun 1978. Keputusan pembangunannya sendiri baru disetujui pada era 80-an. Rumitnya faktor pembebasan tanah seluas 4,5 Ha membuat pembangunan Pusdai baru bisa dimulai sekitar tahun 1992. Setelah sempat terhenti beberapa kali, akhirnya pembangunan PUSDAI Jabar rampung pada tahun 1997.

Salah satu sarana unik yang ada di sini adalah galeri Al-Qur’an Mushaf Sundawi yang berada di bagian timur bangunan. Al Qur’an ini dibuat dengan tulisan yang diperkaya dengan motif-motif Islami khas Sunda, seperti misalnya motif batik Sunda dan motif tanaman-tanaman khas Jawa Barat.

Selain menyelenggarakan berbagai aktivitas ibadah sejumlah kegiatan lainnya rutin diselenggarakan oleh Pusdai, di antaranya adalah kuliah dhuha tiap hari Ahad di ruang seminar (09.00-10.30 WIB), kursus berbagai bahasa asing, kajian tafsir, diskusi keislaman, dan seminar, dan sebagainya.

Sejumlah rute angkutan kota maupun bis kota melewati Kompleks Pusdai, di antaranya: Angkot jurusan Cicaheum-Ciwastra, Riung Bandung-Dago, Cicaheum-Ciroyom, Cicaheum-Ledeng, ST Hall-Sadang Serang, Caringin-Dago, Gedebage-Awiligar, dan bis kota jurusan Dipatiukur-Jatinangor.


C.   Agenda Kegiatan Pusdai

1.      Kuliah dan Dialog Subuh
                                                  
Kegiatan rutin tiap Ahad Pkl. 09.00-10.30 WIB bersama berbagai narasumber (ulama/ustadz/pakar) di Ruang Seminar Pusdai Jabar Jln. Diponegoro 63 Bandung. Terbuka untuk Umum dan Tidak Dipungut Biaya/Gratis).*

2.      Kuliah & Dialog Dhuha

Kegiatan rutin tiap Ahad Pkl. 09.00-10.30 WIB bersama berbagai narasumber (ulama/ustadz/pakar) di Ruang Seminar Pusdai Jabar Jln. Diponegoro 63 Bandung. Terbuka untuk Umum dan Tidak Dipungut Biaya/Gratis).

3.      Jadwal Penceramah: Januari-Desember 2010

JANUARI
03 Jan 2010 Drs. H. Zainal Abidin, M.Ag/Ketua Pusdai
10 Jan 2010 Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir/UIN Bdg
17 Jan 2010 dr. H. Hanny Ronosulistyo, Sp. OG(K)/RSI Al Ikhsan
24 Jan 2010 KH. Saeful Islam Mubarok, Lc. M.Ag/MAQDIS
31 Jan 2010 Dra. Hj. Lenny Umar/Mubaligah

FEBRUARI
07 Feb 2010 Drs. KH. Shoimun/P.Dialog.Shubuh RRI
14 Feb 2010 H. Badrudin, M.Ag/Depag Kota Bdg
21 Feb 2010 Prof. Dr. H. Sanusi Uwes/UMC
28 Feb 2010 Drs. KH. Mukhtar Kholid/Pontren As Salam Bdg

MARET
07 Mar 2010 Prof. Dr. H. Dedi Mulyasana/UNINUS
14 Mar 2010 KH. Athian M. Ali Da’i. M.A/FUUI
21 Mar 2010 Dr. Ir. T. Abdullah Tsany, M.Sc/ITB
28 Mar 2010 Drs. H. Ahmad Djuaeni, M.Pd/Pusdai

APRIL
04 Apr 2010 Prof. Dr. H. Afit Muhammad, M.A/UIN Bdg
11 Apr 2010 H. Munawir Salman, S.Ag/Depag Kab. Bdg
18 Apr 2010 Prof. Dr. Dedi Mulyasana/Uninus
25 Apr 2010 Dra. Hj. Ines Farines Asyjar/Mubalighah


MEI
02 Mei 2010 Prof. Dr. H. Abdurrahman, M.A/UNISBA
09 Mei 2010 H. Asep Sudarman, S.Ag/Dialis Radio Rama FM
16 Mei 2010 Ir. H. Zulkarnaen/DMI Jabar
23 Mei 2010 Drs. KH. Dindin Sholehudin, M.A/UIN SGD Bdg
30 Mei 2010 H. Dendi Abdul Aziz, M.Si/KBIH Pusdai

JUNI
06 Jun 2010 Drs. H. Mualif/Kasi Penamas Depag Kota Bandung
13 Jun 2010 Dra. Hj. Ines Farines Asyjar/Mubalighah
20 Jun 2010 Drs. H. Uu. Saifuddin, ASM. M.Ag/UNISBA
27 Jun 2010 Aep Wahyudin, M.Ag/MQ-TV

JULI
04 Jul 2010 Drs. H. Iding Bahrudin, M.M.Pd/PUI Jabar
11 Jul 2010 H. Asep Sudarman, S.Ag/Dialis Rama FM
18 Jul 2010 H. Asep Totoh Ghozali, M.Ag. MBA/IPHI Jabar
25 Jul 2010 Drs. H. Bukhari Muslim/Mubaligh

AGUSTUS
01 Agt 2010 Drs. H. Dadan Suherdiana, M.Ag/UIN SGD Bdg
08 Agt 2010 H. Syarifudin, M.Ag/KUA Cibiru
15 Agt 2010 Drs. H. Muchtar Gandaatmadja, MM/KBIH Kota Bandung
22 Agt 2010 Drs. H. Tholabudin/PW. NU
29 Agt 2010 Efendi Rahmat, M.Ag/Penamas Depag Kota Bdg

SEPTEMBER
05 Sep 2010 Drs. KH. Shoimun/Kuliah Shubuh RRI Bdg
12 Sep 2010 Libur Idul Fitri 1431 H
19 Sep 2010 Libur Idul Fitri 1431 H
26 Sep 2010 Drs. H. Arif Rahman, M.Ag/UIN SGD Bdg

OKTOBER
03 Okt 2010 H. Ahmad Humaedi, M.Si/LSD. Al Mustanir
10 Okt 2010 Dra. N. Imas Rosyanti, M.Ag/UIN SGD Bdg
17 Okt 2010 Drs. H. Ayat Dimyati, M.Ag/PW. Muhamadiyah
24 Okt 2010 Drs. H. Tatang Sumirat, S.Pdi/Depag Kota Bdg
31 Okt 2010 Drs. H. Asep Mustofa Kamal, M.Ag/LPTQ Jabar

NOVEMBER
07 Nov 2010 H. Hasyim As’ari/Mubaligh
14 Nov 2010 Drs. H. Muh. Fauzan Jaenuri, M.Ag/Ponpes Al Muhajir
21 Nov 2010 Drs. Mimin Sutisna/Depag Kota Bandung
28 Nov 2010 H. Tubagus Muslim/Yayasa Darma Asri

DESEMBER
05 Des 2010 Drs. KH. Shoimun/Kuliah Subuh RRI Bandung
12 Des 2010 H. Asep Sudarman/Dialis Rama FM
19 Des 2010 Drs. H. Arip Syafrudin/Ponpes Syi’arul Quran
26 Des 2010 H. Yahya Ajlani, S.Ag/Masjid Raya Bandung.*


4.      Khotib Jumat : Januari-Desember 2010

JANUARI
01/01/2010 Drs. H. Zainal Abidin, M.Ag./PUSDAI
08/01/2010 Prof. DR. H. Dadang Kahmad, M.Si./PW MUHAMADIYAH
15/01/2010 KAB. BANDUNG
22/01/2010 DR. H. Dedi Mulyasana, M.Pd./UNINUS
29/01/2010 Drs. KH. Hafizh Utsman/MUI JABAR

FEBRUARI
05/02/2010 DR. H. Afif Muhammad, MA./UIN SGD BANDUNG
12/02/2010 KAB. BANDUNG
19/02/2010 Drs. H. Muhaimin Luthfie ,MM./DEPAG JABAR
26/02/2010 KOTA BANDUNG

MARET
05/03/2010 Prof. Dr. KH. Miftah Faridl
12/03/2010 KAB. CIREBON
19/03/2010 Prof. Drs. H. Endang Soetari AD., M. Si./UIN
26/03/2010 KH. Hafizh Usman/MUI

APRIL
02/04/2010 KOTA CIMAHI
09/04/2010 KH. Olih Komarudin
16/04/2010 Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si/Muhammadiyah Jabar
23/04/2010 KAB. BANJAR
30/04/2010 dr. Hanny Rono/RSI Al-Ihsan

MEI
07/05/2010 H. Saeful Islam Mubarok, Lc. ,M. Ag./MAQDIS
14/05/2010 KAB. BDG BARAT
21/05/2010 Drs. Ahmad Sarbini, M.Ag/UIN Bandung
28/05/2010 KH. Athian Ali M. Da’i/FUUI

JUNI
04/06/2010 KAB. PURWAKARTA
11/06/2010 Drs. H. Asep Zaenal Aushof, M.Ag/ITB
18/06/2010 KAB. BOGOR
25/06/2010 Prof. Drs. KH Masdar Helmi

JULI
02/07/2010 KOTA SUBANG
09/07/2010 Prof. Dr. H. Rachmat Syafe’i, MA/PW NU Jabar
16/07/2010 KAB. BEKASI
23/07/2010 KAB. KUNINGAN
30/07/2010 Drs. Ahmad Djuaeni, M.Pd

AGUSTUS
06/08/2010 KAB. GARUT
13/08/2010 KH. Zezen Zainal Abidin/SUKABUMI
20/08/2010 KOTA SUMEDANG
27/08/2010 Drs. H. M. Iding Bahrudin, M.M.Pd./PUI JABAR

SEPTEMBER
03/09/2010 KAB. SUKABUMI
10/09/2010 Drs. H. Ayat Dimyati, M.Ag/PW MUHAMMADIYAH
17/09/2010 KAB. CIAMIS
24/09/2010 KAB. KARAWANG

OKTOBER
01/10/2010 Drs. H. Diding Hasan/Depag Kota Bandung
08/10/2010 KAB. BEKASI
15/10/2010 KAB. INDRAMAYU
22/10/2010 Prof. Dr. Syamsu Yusuf, M.Pd/STAI Siliwangi
29/10/2010 KOTA BOGOR

NOVEMBER
05/11/2010 Dr. Ir. T. Abdullah Tsany, M.Sc/ITB
12/11/2010 KAB. MAJALENGKA
19/11/2010 KAB. DEPOK
26/11/2010 Prof. Dr. KH. Sofyan Tsauri, M.Pd/UPI

DESEMBER
03/12/2010 KAB. CIANJUR
10/12/2010 KOTA CIREBON
17/12/2010 Drs. Zaenal Mukarom, M.Si MM/UIN Bandung
24/12/2010 KOTA TASIKMALAYA
31/12/2010 Prof. Dr. H. Fuad Wahab/UIN Bandung


5.      Majelis Ta’lim Wanita

 Tiap Kamis Kedua dan Keempat Pkl. 09.30-12.00 WIB di Ruang Utama Masjid Pusdai. Materi Reguler : Tahsin Al-Quran dan Taushiyah/Ceramah dari berbagai narasumber, khususnya Ustadzah, seperti Hj. Lilih Solihat, Hj. Ines Farines Asyjar, Hj. Ucu Hayati, S.Ag., Dra. Imas Rosyanti, M.Ag, dll.*

6.      KBIH Pusdai

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji. Menerima Pendaftaran Calhaj 2008-2009. Pembimbing : Drs. H. Ahmad Djuaeni, M.Pd & Drs. Zaenal Abidin, M.Ag. Pendaftaran : Setiap hari Senin-Ahad, kecuali Libur Nasional. Tempat Pendaftaran : Gedung Pusdai Jabar Jln. Diponegoro 63 Bandung Tlp. (022) 7217531 ext. 108.*

KBIH PUSDAI didirikan pada tahun 2000 atas prakarsa pengurus Pusdai Jawa Barat yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pada awal kepengurusannya relatif mendapat respon yang baik dari warga sekitar dan masyarakat Islam pada umumnya.
Pada tahun pertama, KBIH PUSDAI Jabar memberangkatkan sekitar 32 orang. Seiring berjalannya waktu, KBIH PUSDAI Jabar semakin dikenal masyarakat sehingga pada tahun-tahun berikutnya jumlah jemaah semakin bertambah.
Selain jamaah yang berasal dari kota bandung, ada juga jamaah yang berasal dari luar kota seperti: Bekasi, Majalengka, Garut, Tasik, Sumedang dll. Sepanjang perjalanannya, jumlah jamaah terbanyak terjadi pada tahun 2005 yakni 202 orang.

KBIH PUSDAI Jabar memiliki izin operasional dari Kantor Departemen Agama Provinsi Jawa Barat Nomor : W.i/HJ.01/2032/2002 Tahun 2002. Kemudian pada tahun 2009 diperbaharui dengan Surat Izin Operasional Kantor Departemen Agama Provinsi Jawa Barat Nomor : Kw.10.3/3/Hj.01/3175/2009 tentang Pemberian Izin Operasional kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Pusat Dakwah Islam Jawa Barat Bandung.

KBIH PUSDAI Jabar didirikan dengan tujuan:
   1. Mendukung program pemerintah dalam memberikan informasi haji kepada masyarakat
   2. Memberikan pelayanan kepada masyarakat Islam (khidmatul ummah)
   3. Memberikan bimbingan manasik kepada Calon jamaah haji
   4. Memberikan bimbingan manasik kepada calon jemaah di tanah air dan di tanah suci
   5. Bersama dengan jamaah meraih haji mabrur
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, KBIH PUSDAI Jabar berupaya memberikan pelayanan terbaik yang didukung beberapa fasilitas antara lain:

   1. Ruang Seminar Besar ber-AC  dengan daya tampung sebanyak 150 orang
   2. Masjid Pusdai Jabar dengan daya tampung 4500 orang
   3. Ruang Multimedia ber-AC dengan daya tampung 50 orang
   4. Plaza Timur Masjid tempat praktek manasik haji disertai alat simulasi Ka’bah, Shafa-Marwa, Arafah, Mina dll.
   5. Perpustakaan yang memuat buku-buku Islam dan berbagai disiplin ilmu
   6. Gedung Serbaguna “Bale Asri” dengan daya tampung sebanyak 2000 orang.

Manasik Teori dan Praktek dibimbing oleh para instruktur yang berpengalaman, yakni:

   1. Prof. Dr. KH. Miftah Faridl
   2. Prof. Dr. H. Dedi Mulyasana, M. Pd.
   3. Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, MA.
   4. Drs. KH. Zainal Abidin, M.Ag.
   5. Drs. H. Ahmad Djuaeni, M.Pd.
   6. Drs. H. Iding Bahrudin, M. Mpd, dll.

Bimbingan manasik (teori) dilaksanakan setiap hari Ahad pukul 13.00 s/d 17.00 WIB bertempat di Ruang Seminar Besar lantai 2 Pusdai Jabar. Praktek manasik dilaksanakan pada hari Ahad pukul 07.00 s/d. 11.00 WIB bertempat di Plaza Timur Masjid, Taman dan area parkir Barat.

Informasi dan Pendaftaran
                       
Untuk informasi dan pendaftaran hubungi Sekretariat KBIH PUSDAI Jabar Jl. Diponegoro no. 63 Tlp. 022 91556086, 08156299130, 081320261790


7.      LBQ Pusdai

 Lembaga Bimbingan Baca-Tulis Al-Quran. Sekretariat : Ruang Cendikia Lt. II Pusdai Tlp. (022) 70564077, 08112262356, 081322181107. Program Bimbingan : Bimbingan Baca Quran Sistem Cepat (4 Jam Bisa); Bimbingan Perbaikan Baca Quran (Tahsin); Bimbingan Bahasa Arab Quran Plus Tafsir; Bimbingan Hapalan Quran (Tahfidz): Program Bimbingan Bahasa Arab, Inggris, Jepang, Jerman, Mandarin, dan Prancis: dan Arabic & English Club.*




Laboratorium Bahasa dan Al-Qur’an (LBQ) (d/h Laboratorium Pengembangan Bahasa (LPB) menyelenggarakan program kegiatan berupa:

   1. Program Bahasa (Bahasa Arab, Inggris, Jepang, Mandarin, Jerman dan Perancis).
   2. Program Al-Qur’an (Bimbingan dan Perbaikan Baca Al-Qur’an untuk Remaja, Mahasiswa, dan Umum).
   3. Pengelolaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Taman Kanan-Kanak (TKA) Pusdai.
   4. Al-Barqy, metode cepat bisa baca Al-Qur’an (dari NOL) hanya 4 jam (4 kali ) pertemuan saja Anda bisa membaca Al-Qur’an.
   5. Quantum Tahsin, lompatan dalam mempelajari ilmu tajwid, dalam waktu yang relatif singkat santri dapat memahami kaidah ilmu tajwid tanpa menghafal teori sekaligus dapat fasih membaca Al-Qur’an.
   6. QUANTUM ARABIC –lompatan dalam belajar bahasa Arab dengan metode ekletik (al-Intiqaiyyah); Penggabungan dan Pemilihan Metode Belajar. Pokok Bahasan : Kaidah Nahwu – Sharaf Praktis, 400 kosa kata kunci Al-Qur’an; Tip terjemah praktis.*

* Untuk info lebih lanjut silakan hubungi Kang Ayi (0811 22 62 356)

8.      TPA Pusdai

Taman Pendidikan Al-Quran Pusdai menerima santri baru Pra TPA s.d. SMP. Informasi : (022) 7217531 ext. 124, (022) 70564077, 081322181107

9.      LZP – Lumbung Zakat Pusdai

Lumbung Zakat Pusdai (LZP). ZIS dapat diserahkan melalui setoran langsung ke Kantor LZP, dijemput petugas LZP, atau Transfer ke Rekening LZP di Bank Jabar No. Rekening 0024-102XF6-100. Konsultasi ZIS : 022.7205750, 08882358763.*

LUMBUNG  ZAKAT  PUSDAI (LZP) didirikan berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Darma Asri No. 01/Kep/IV/2006 untu menghimpun dan memberdayakan dana zakat, infak, dan sedekah umat Islam khususnya jamaah masjid Pusdai Jabar.
CARA MENUNAIKAN KEWAJIBAN ZAKAT:
1. Disetor langsung kekantor Lumbung Zakat Pusdai (LZP)
2. Dijemput petugas (LZP) ke kantor atau rumah muzzaki
3. Transper ke rekening Lumbung Zakat Pusdai Jabar.
No Rekening : Bank Jabar 0024-102XF6-100
Progam LZP (Lumbung Zakat Pusdai)
Penggalian Dana ZIS:
1. Layanan Minum Garatis (insidental)
2. Nada dan Dakwah (Malam Bina Umat)
3. Counter Zis Ramadhan
4. Tebar Kotak Infak

PEMBERDAYAAN
1. Santunan Dana Produktif (SDP)
2. Santunan Dana Pendidikan (LDPen)
3. Santunan Dana Bencana (SDB)
4. Santunan Dana Kesehatan (SDKes)
5. Santunan Dana Fidyah (SDF).

PROGRAM SOSIAL
Layanan Kesehatan Masyarakat
merupakan unit pelayanan kesehatan bagi masyarkat khususnya kaum dhu’afa secara Cuma-Cuma :
I. Klinik Umum
• Pemeriksaan Kesehatan Umum
• Pemeeriksaan Kesehatan Gigi
• Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil dan Kesehatan Anak
• Operasi katarak 1x setiap bulan
• Operasi Bibir Sumbing 1x setiap bulan
II. Klinik Bersalin
III. Klinik Khitan
IV. Ambulance Gratis

Layanan Masyarakat
Merupakan unit pelayanan masyarakat yang buka setiap hari kerja mulai jam 09.00 – 15.00, hal yang ditangani mulai dari masalah Kesehatan, Pendidikan, Sandang-pangan dan Ekonomi, layanan ini kerjasama dengan berbagai pihak guna menjaga amanah dan optimalisasi dana zakat, bantuan yang diberikanpun sesuai permasalahan yang dihadapi dan tidak selalu berupa dana :
• Kesehatan : berupa pengantar pemeriksaan klinik dan obat, pengantar tebus resep, pengantar pemeriksaan labolatorium.
• Pendidikan : bantuan diberikan langsung ke pihak sekolah.
• Transportasi : diberikan surat jalan sebagai pengganti tiket.
• Sandang-pangan : diberikan dalam bentuk pakaian, buku, beras.
• Ekonomi : dalam bentuk pinjaman modal tanpa bunga.
Seluruh pengajuan melewati prosedur yang telah di tetapkan guna menjaga keamanahan penyaluran dana Zakat.

Haji Peduli Umat
Haji peduli umat merupkan program baksos tahunan yang diselenggarakan sekali dalam setahun melalui kegiatan social diantaranya :
• Nikah massal Gratis
• Khitanan massal Gratis
• Tabligh Akbar
• Baksos ke daerah-daerah dhu’afa yang membutuhkan layanan kesehatan 2x dalam setahun
Dana yang dihimpun berasal dari para donatur dan para alumni haji KBIH Pusdai ( kelompok Bimbingan Ibadah Haji ) Pusdai.

PROGRAM PEMBERDAYAAN
Rekrut Anak Yatim
Merekrut anak yatim dhu’afa yang berprestasi & berupaya untuk meciptakan generasi – generasi / insan Paripurna

Tebar Qur’an & Qurban
Tebar Qur’an ke daerah-daerah rawan baca Alqur;an, rawan kristenisasi, plus pendampingan / bimbingan oleh para Ustadz.
Tebar Hewan Qurban ke daerah-daerah rawan pangan / daerah bencana yang dari mulai pengiriman, penyembelihan dan pembagiannya di kerjakan petugas LZP dan melibatkan masyarakat yang berada di daerah / desa tersebut.hewan Qurban yang dibeli berasal dari peternak di daerah tersebut guna memberdayakan peternak itu sendiri.

Santunan Sarana Keagamaan
Bantuan kepada mesjid atau madrasah yang relative berada di daerah-daerah terpencil dan tidak ter sentuh oleh para Aghniya yang berada di perkotaan, maka LZP Pusdai melalui program ini menyalurkan dana Wakaf dari para Aghniya / Donatur yang diberikan berupa Dana / Bahan Bangunan / Bahan Pelajaran ( Alqr’an, Iqro dan buku-buku keagamaan lainnya.

Santunan Dana Produktif
Santunan Dana Produktif merupakan bantuan berupa modal usaha tanpa bunga bagi para pedagang / merintis berdagang dan berpotensi untuk berkembang ( menyerap tenaga kerja ) dan sangat membutuhkan modal.

Sosialisasi Pengembangan ZIS
Melalui pelatihan-pelatihan :
• pelatihan menegemen Zakat
• pelatihan menegemen mesjid
• pelatihan Da’i dan Khotib bagi remaja mesjid
• pelatihan Imam dan Adzan

PROGRAM KEMANUSIAAN
Adalah program bantuan penanganan bencana baik bencana alam maupuan bencana sosial sebagai wujud dari kepedulian kepada masyarakat korban bencana, bantuan disalurkan berupa : sembako, obat-obatan, bahan bangunan, mushaf Alquran dll
Bantuan yang sudah tersalurkan antara lain ke daerah-daerah bencana seperti : bencana tsunami Aceh, gempa Yogja, banjir lumpur Garut, tsunami Pangandaran dan Ciamais, gempa Pangalengan longsor Ciwidey, banjir Dayeuh Kolot dll.

    LAPORAN KEUANGAN 2009
    LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA             
    Periode 1 Muharam – 30 Syawal 1430 H / 1 Januari – 30 Desember 2009
                                                           
    Sumber Dana :                                           
    Penerimaan dari Ummat                            
            Saldo 2008      115,359,815               
            Zakat               116,445,900               
            Infaq & Shodaqoh      36,185,400                 
            Fidyah                         7,759,000                   
            Dana Lain-lain                                   
            Penerimaan Bagi Hasil            1,148,742                   
            Jumlah penerimaan      161,539,042               
            Jumlah Total    276,898,857               
            Penyaluran                             
            Fakir Miskin                           
            Layanan Mustahik      20,325,050                 
            Santunan Kesehatan   11,237,300                 
            Santunan Pendidikan 25,575,500                 
            Ghorimin         7,675,400                   
            Muallaf & Ibnussabil 8,555,000                   
            Fiisabiilillah     22,565,250                 
            Santunan Bencana Alam         21,998,555                 
            Biaya Operasional       7,123,600                   
            Jumlah Penggunaan Dana       125,055,655               
            SALDO AKHIR        151,843,202               


10.  Perpustakaan Pusdai

 Terbuka untuk umum tiap hari Senin s.d. Jumat, Pkl. 10.00-16.00 WIB. Tersedia buku-buku agama, umum, kliping koran, dll.*

Mushaf Sundawi

Salah  satu yang menjadi ciri  khas Pusdai Jabar adalah Al-Qur’an Mushaf Sundawi, sebuah karya monumental mushaf yang iluminasi atau ornamenya berasal dari motif Islami  Jawa Barat,  seperti  mamolo  mesjid,  motif batik,  mihrab, dan artefak lainnya. Desainnya bersumber pada flora khas Jawa Barat, seperti Gandaria dan Patrakomala.

Penulisan Mushaf Sundawi mengacu dan tunduk pada kaidah baku ragam Utsmani dengan jenis  tulisan atau Khat Naskhi, Tsuluts, dan Kifi. Mushaf  Sundawi ditempatkan pada peti yang didesain khusus dan dipamerkan  di ruang pameran Mushaf Sundawi di kompleks Pusdai Jabar.

Mushaf  Sundawi diharapkan  menjadi bagian dari tonggak kesinambungan upaya aktualisasi  kehidupan dan spiritualitas Islam yang  terus dilestarikan hingga generasi akhir zaman.*

Dalam sebuah obrolan dengan Ketua Pusdai Jabar Drs. H. Zaenal Abidin, M.Ag., terungkap bahwa kepanjangan Pusdai sebenarnya bukan Pusat Dakwah Islam, melainkan Pusat Studi dan Dakwah Islam.

Setidaknya, itu pulalah yang menjadi visi-misi beliau dalam memimpin Pusdai sekarang. Beliau ingin agar Pusdai ini benar-benar menjadi pusat studi Islam, tempat umat mengkaji, menelaan, atau memperdalam ilmu keislaman demi peningkatan kualitas ilmu, iman, dan amal Islami; juga sebagai pusat dakwah, tempat umat melakukan berbagai aktivitas syiar Islam, seperti diskusi, seminar, kajian, ceramah, tablig akbar, dan sebagainya.

Oleh karena itu, mulai saat ini, sosialisasi mulai dilakukan, bahwa Pusdai Jabar kependekan dari Pusat Studi dan Dakwah Islam Jawa Barat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar